Balikpapan, jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Aula Pemkot Balikpapan, Jumat (1/5/2026). Tahun ini, peringatan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Demi Terwujudnya Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja: Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama.”
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud, SE.ME Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K.M.Si jajaran pejabat Pemkot, serta perwakilan lima federasi serikat pekerja di Kota Balikpapan.
Usai kegiatan, Wali Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada seluruh serikat pekerja yang telah memperingati May Day secara kondusif dan penuh semangat kebersamaan.
“Saya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional 2026.
Semoga para pekerja di Balikpapan semakin sejahtera dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya kepada awak media.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif menjadi faktor utama dalam menarik investasi dan membuka lapangan kerja.
“Jika daerah aman dan nyaman, maka investasi akan tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan perputaran ekonomi berjalan baik. Hal ini juga berdampak pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan,” jelasnya.
Wali kota juga menyoroti capaian Kota Balikpapan dalam menekan angka kemiskinan yang termasuk terendah di Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjaga capaian tersebut melalui kerja sama seluruh pihak.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong perusahaan dan investor untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Ia menargetkan minimal 70 persen tenaga kerja diisi oleh masyarakat setempat guna memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
“Kami terus mendorong agar tenaga kerja lokal mendapatkan porsi yang lebih besar. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan stabilitas sosial tetap terjaga,” tambahnya.
Terkait sistem ketenagakerjaan, Wali Kota mengakui sejumlah kebijakan seperti outsourcing merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Namun, pihaknya berkomitmen menampung dan menyampaikan aspirasi pekerja, termasuk terkait peluang pengangkatan tenaga kerja kontrak menjadi karyawan tetap.
“Pemerintah daerah akan terus memperjuangkan aspirasi pekerja agar mendapatkan kepastian kerja yang lebih baik,” tegasnya.
Peringatan May Day 2026 di Balikpapan berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan serikat pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan buruh serta pertumbuhan ekonomi daerah.
(Alfian)