TULUNGAGUNG – jurnalpolisi.id
Upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perikanan. Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Pengelolaan Perairan Umum Daratan (PUD) dan Sumber Daya Ikan (SDI) yang berlangsung di Gedung Pertemuan Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para kepala desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dari sejumlah wilayah yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian perairan umum daratan sebagai sumber kehidupan dan penopang keseimbangan lingkungan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai tantangan yang saat ini dihadapi ekosistem perairan, mulai dari praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan, pencemaran sungai akibat limbah, hingga menurunnya kualitas perairan yang dapat mengancam keberlangsungan habitat ikan dan keseimbangan ekosistem secara keseluruhan.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama, mengingat sungai dan perairan umum daratan memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat, baik sebagai sumber mata pencaharian nelayan maupun sebagai penyangga lingkungan hidup.
Selain memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap potensi pelanggaran di sektor perikanan. Salah satu langkah yang didorong adalah pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di tingkat desa dan wilayah perairan.
Keberadaan Pokmaswas diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan perairan. Melalui kelompok tersebut, masyarakat dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan, melaporkan aktivitas yang merusak lingkungan, serta mengedukasi warga lainnya tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai.
Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan perairan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, upaya pelestarian sumber daya ikan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pembentukan Pokmaswas diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian perairan serta mendorong pengelolaan sumber daya ikan yang partisipatif dan berkelanjutan,” disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung berharap tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai, mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak, serta melestarikan sumber daya perikanan sebagai aset penting bagi generasi mendatang.
Dengan meningkatnya peran serta masyarakat dalam pengawasan dan pelestarian lingkungan perairan, diharapkan keberadaan sungai dan sumber daya ikan di wilayah Tulungagung dapat terus terjaga, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis secara berkelanjutan bagi masyarakat.