BATU BARA,- jurnalpolisi.id
Laskar Melayu Batubara resmi membuka Turnamen Sepak Bola yang digelar di Lapangan Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan olahraga tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Kedatukan Melayu Batubara Dato Sapda beserta kerabat kedatukan, Camat Medang Deras, perwakilan Kepala Desa Pematang Cengkering, Ketua Umum Laskar Melayu Batubara Datuk Panglima Askar Diraja Abdul Kholid Zailani, panitia pelaksana, perwakilan PDSL, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Laskar Melayu Batubara Datuk Panglima Askar Diraja Abdul Kholid Zailani menyampaikan bahwa turnamen sepak bola ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, meningkatkan sportivitas, serta membangun kesehatan, disiplin, dan prestasi generasi muda.
“Sepak bola mengajarkan arti kerja sama, perjuangan, dan kekompakan. Nilai-nilai tersebut juga harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bersatu, saling mendukung, dan bergandengan tangan demi tujuan yang mulia,” ujarnya.
Datuk Abdul Kholid Zailani juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, PDSL, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terlaksana dengan baik.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Bertandinglah dengan semangat, hormati lawan dan wasit, serta tunjukkan bahwa pemuda Melayu Batubara adalah generasi yang berkarakter, bermartabat, dan menjunjung tinggi persaudaraan,” tegasnya.
Sebelum pertandingan dimulai, acara pembukaan dimeriahkan dengan penampilan Tari Zapin Melayu yang dibawakan oleh Sanggar Putri MTs Aswaliyah Bulan-Bulan, sehingga menambah semarak suasana pembukaan turnamen.
Pada laga pembuka, Gurita FC berhadapan dengan PDSL. Kedua tim menampilkan permainan yang menarik, penuh semangat, dan menjunjung tinggi sportivitas. Meskipun terjadi beberapa benturan yang menyebabkan pemain mengalami cedera ringan, pertandingan tetap berlangsung kondusif.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PDSL berhasil mengalahkan Gurita FC dengan skor meyakinkan 3-0 dan keluar sebagai pemenang pada pertandingan pembuka turnamen tersebut.
Turnamen ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan olahraga sekaligus mempererat hubungan persaudaraan di kalangan masyarakat Melayu Batubara.
Laporan: Umi Kalsum Sitorus Pane