
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur terus memperkuat upaya preventif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Kali ini, edukasi keselamatan berlalu lintas diberikan kepada ratusan siswa di SD Negeri 006 Balikpapan Kota dan SD Patra Dharma 1 Balikpapan, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Ropi, S.H., bersama personel Subdit Kamsel tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini sebagai fondasi terciptanya budaya berkendara yang aman dan tertib.
Di SD Patra Dharma 1, kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA, sedangkan di SD Negeri 006 Balikpapan Kota berlangsung mulai pukul 07.30 WITA. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi edukasi yang dikemas secara interaktif, komunikatif, dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas memperkenalkan berbagai materi dasar keselamatan berlalu lintas, mulai dari fungsi rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan benar, pentingnya menggunakan helm saat menjadi penumpang sepeda motor, hingga menanamkan kebiasaan mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan yang ramah anak dengan melibatkan komunikasi dua arah, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab. Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membangun kedekatan antara Polri dengan kalangan pelajar.
Selain memberikan edukasi, personel Ditlantas Polda Kaltim juga mengajak para siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Melalui peran tersebut, anak-anak diharapkan mampu menumbuhkan budaya saling mengingatkan akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Ropi, S.H., mengatakan bahwa Program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu strategi preventif Polri dalam membentuk karakter disiplin dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.
“Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Melalui Program Polisi Sahabat Anak, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari karakter yang harus dibangun sejak sekarang.
Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Kompol Ropi.
Program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu inovasi edukatif Ditlantas Polda Kalimantan Timur dalam mendukung terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Dengan membangun kesadaran sejak usia sekolah dasar, diharapkan lahir generasi yang memiliki budaya tertib berlalu lintas serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Ditlantas Polda Kalimantan Timur menegaskan akan terus memperluas program edukasi serupa ke berbagai sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Indonesia.
( Alfian )




