
PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Polres Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan menghadiri pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Penajam Paser Utara Masa Bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (1/8/2026).
Kehadiran Polres PPU menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan sektor kesehatan dalam mendorong gerakan hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sebagai investasi bagi terwujudnya sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., diwakili Kasidokkes Polres PPU Aiptu Josua Marpaung, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Penajam Paser Utara H. Abdul Waris Muin, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Wilayah Kalimantan Timur Hj. Wahyu Hernaningsih Seno Aji, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Baharuddin Muin, perwakilan Kodim 0913/PPU, Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Dinas Kesehatan, kepala puskesmas se-Kabupaten Penajam Paser Utara, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Yayasan Jantung Indonesia, dilanjutkan pembacaan doa, pelantikan pengurus, penyampaian sambutan, pemberian ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, foto bersama, dan ramah tamah.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Josua Marpaung menyampaikan bahwa Polres PPU mendukung penuh berbagai program Yayasan Jantung Indonesia yang berorientasi pada edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, serta pembentukan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kesehatan merupakan modal utama dalam membangun daerah. Polres PPU siap mendukung setiap program Yayasan Jantung Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sinergi yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Polres PPU dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Penajam Paser Utara Masa Bakti 2026–2031 diharapkan mampu memperkuat berbagai program edukasi, deteksi dini, serta kampanye hidup sehat guna menekan angka penyakit jantung dan pembuluh darah yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan gerakan hidup sehat di Kabupaten Penajam Paser Utara semakin berkembang sehingga mampu menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
( Alfian )




