BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan melalui kegiatan patroli dialogis dan pembinaan masyarakat pesisir (Binmas Air). Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah kawasan pesisir dan pelabuhan Kota Balikpapan, Senin (8/6/2026).
Patroli yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 20.00 WITA itu dipusatkan di kawasan Jalan Yos Sudarso, sekitar Pelabuhan Jetty, serta menyasar masyarakat yang beraktivitas di Pelabuhan Chevron Semayang, warga pesisir Klandasan, dan kawasan sekitarnya.
Kegiatan dilaksanakan oleh personel Sat Polairud Polresta Balikpapan, yakni Bripka Abdul Hadi, Bripka Yoni Suffa R., dan Bripda Kresentio dengan menggunakan kendaraan patroli roda dua serta sarana pendukung operasional lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, nelayan, dan warga pesisir mengenai pentingnya menjaga keselamatan selama beraktivitas di perairan. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keamanan diri maupun penumpang sebelum melakukan pelayaran.
Selain itu, personel Sat Polairud juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada masa pancaroba atau musim angin selatan.
Kondisi cuaca yang berubah secara cepat berpotensi menimbulkan gelombang tinggi, angin5 kencang, serta menurunkan jarak pandang yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran.
Petugas turut menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan, seperti jaket pelampung (life jacket), serta memastikan seluruh perlengkapan keselamatan kapal dalam kondisi layak sebelum digunakan.
Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalkan risiko kecelakaan laut dan meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Balikpapan.
Tidak hanya fokus pada keselamatan pelayaran, Sat Polairud juga memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada kalangan remaja dan masyarakat pesisir.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan pesisir.
Sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, personel Sat Polairud turut mensosialisasikan layanan pengaduan dan pelaporan darurat
melalui Call Center Sat Polairud Polresta Balikpapan serta layanan kepolisian 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan maupun kejadian darurat di wilayah perairan.
Ps. Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan masyarakat pesisir merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan keamanan di wilayah perairan.
“Melalui patroli dialogis dan edukasi langsung kepada masyarakat, kami berharap tercipta budaya keselamatan berlayar serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pesisir maupun perairan Kota Balikpapan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan Balikpapan terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat pesisir berjalan normal dengan kondisi cuaca cerah berawan, gelombang relatif landai, dan kecepatan angin dalam kategori sedang.
Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, Sat Polairud Polresta Balikpapan berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran semakin meningkat sehingga dapat mendukung terciptanya perairan yang aman, tertib, dan produktif bagi seluruh pengguna jasa kelautan dan masyarakat pesisir.
( Alfian )