Mahakam Ulu – jurnalpolisi.id
Polres Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, mengintensifkan kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) malam tersebut difokuskan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi premanisme, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga praktik pungutan liar.
Dalam pelaksanaannya, personel Satuan Samapta Polres Mahakam Ulu menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Kampung Ujoh Bilang dan sekitarnya, mulai dari kawasan perkantoran, perbankan, pertokoan, pasar, pelabuhan, tempat ibadah, hingga area permukiman warga.
Patroli dilakukan guna memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog langsung dengan masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas dan turut menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Petugas turut mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan hotline 110 apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun indikasi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
Patroli KRYD juga menyasar sejumlah objek vital, seperti kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Kantor DPRD, area perbankan, pelabuhan sungai, serta fasilitas umum lainnya yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tertentu.
Kepada petugas keamanan dan warga setempat, personel kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar tetap waspada dan aktif berkoordinasi dengan aparat keamanan demi mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Polres Mahakam Ulu menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.
( Alfian )