Kabupaten Sukabumi – jurnalpolisi.id
Dengan harga pakan naik dan naik lagi sampai melambung. sementara ,harga telur makin turun mengakibatkan para pengusha ayam pertelur berteriak .Bahkan ada yang sampai gulung tikar alias bangkrut,Rabu,(09/06/26).
“Temuan hasil tim investigasi dilapangan lalu kami rangkum,fakta dilapangan banyak sekali para pengusaha mengeluh terkait usaha ayam pertelur yang harga pakan naik terus.
Kami menyambangi salah satu pengusaha ayam pertelur inisial GRC (49) beliau menyampaikan,”usaha saat ini saya rugi terus,pasalnya harga pakan naik harga vaksin dan obat-obatan naik sementara harga telur turun tidak balance,
Di bulan ini harga pakan naiknya sampsi 3 kali kali lipat. kalau seperti ini terus bagaimana kita hidup dan menghidupi para karyawan-karyawan kami !,”Ujar GRC
Masih Lanjut, GRC berharap semoga dinas terkait bisa membantu kami selaku para pengusaha Ayam pertelur tolong ambil langkah agar pengusaha ayam pertelur bisa bangkit kembali tolong pikirkan kami semua karena ini PR untuk kita semua “harap GRC
Kami minta kepada Dinas terkait, juga pak bupati untuk turun kelapangan lihat kami semua para pengusaha Ayam pertelur agar tau kondisi kami saat ini seperti apa perhatikanlah kami semua.
GRC menambahkan,”Telur itu makanan begizi,kalau tidak ada telur mau bagaimana dengan kesehatan kita semua,telur itu makanan untuk kalangan menengah kebawah banyak sekali yang membutuhkan,dengarlah jeritan kami selaku para pengusaha Ayam pertelur wahai sang pimpinan,”Tandas GRC.
Jurnalis: Neng Nur