
Banyuwangi, jurnalpolisi.id
Warga Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumah pada Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 09:30 WIB.
Korban diketahui bernama Muhammad Adi Sutrisno, warga, Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, yang diketahui hidup sebatang kara.
Berdasarkan informasi dari pihak berwajib, korban diketahui berstatus sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut.
Menurut keterangannya, penemuan bermula dari kunjungan rutin yang dilakukan oleh aparat desa dan tenaga kesehatan setempat.
“Betul, telah ditemukan seorang warga meninggal dunia di rumahnya. Penemuan ini berawal saat Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Purwodadi, Perawat Puskesmas Jajag, dan Kepala Dusun (Kadus) Gembolo mendatangi kediaman yang bersangkutan pada Senin pagi,” jelas AKP Dwi Wijayanto.
Kedatangan para petugas gabungan tersebut sejatinya bertujuan untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin dan memberikan obat jiwa kepada korban.
Namun nahas, saat petugas tiba di dalam rumah, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para tetangganya, Korban terakhir kali terlihat beraktivitas pada hari Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 17:00 WIB.
Saat itu, warga menyebut korban masih dalam keadaan sehat walafiat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.
Terkait penyebab pasti kematian korban, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan akhir.
Hingga saat ini, petugas kepolisian bersama aparat desa masih bersiaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Untuk saat ini kami masih mengamankan lokasi dan menunggu kedatangan tim dokter dari Puskesmas Jajag untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum) terhadap tubuh korban,” tambah Kapolsek Gambiran.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa laporan lengkap dan tindak lanjut mengenai insiden ini akan segera disampaikan setelah hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Jajag keluar.
Jurnalis : Boby.




