
Pakpak Bharat,– jurnalpolisi.id
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi keluarga, salah satunya Program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, yang ditetapkan sebagai salah satu desa binaan UP2K Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Juniatry menjelaskan bahwa Program UP2K merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi keluarga yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung penanggulangan kemiskinan.
“Program UP2K merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Tanpa kondisi ekonomi yang baik, tentu akan sulit bagi sebuah keluarga untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan pendapatan keluarga sehingga berdampak pada perbaikan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, sasaran utama Program UP2K adalah keluarga berpenghasilan rendah yang telah tergabung dalam kelompok usaha dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
“Program ini akan terus kami bina. UP2K merupakan bentuk ekonomi kerakyatan yang umumnya berskala kecil, bersifat tradisional, dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga,” jelasnya.
Desa Kuta Dame menjadi salah satu desa binaan TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat dalam pelaksanaan Program UP2K Tahun 2026. Berbagai usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal terus dikembangkan masyarakat sebagai upaya meningkatkan pendapatan keluarga.
Melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan, TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat berharap Program UP2K mampu memperkuat ekonomi keluarga, mengurangi angka kemiskinan, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
(SM)




