Balikpapan – jurnalpolisi.id
Upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan terus dilakukan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Kalimantan Timur melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Kabid Dokkes Polda Kaltim, Dr. drg. Nelson Situmorang, Sp.BMMF., Subsp.TMF-TMJ (K)., M.H.Kes., MARS., CPCCP., QHIA., FISQua menghadiri seminar kesehatan bertajuk “Advanced Regenerative Medicine for Better Movement and Better Living: Stem Cell, Secretome & Exosome 2026” yang diselenggarakan oleh Clava Orthopaedic Clinic di Ruang Davodil-Lavender, Astara Hotel Balikpapan, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kabid Dokkes didampingi oleh Iptu dr. Kartika Nur Apriliani.
Kehadiran jajaran Bid Dokkes Polda Kaltim menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas wawasan dan memperbarui pengetahuan tenaga kesehatan Polri terhadap perkembangan ilmu kedokteran modern yang terus mengalami kemajuan pesat.
Seminar ini menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi kesehatan yang membahas berbagai inovasi terkini di bidang regenerative medicine atau pengobatan regeneratif. Topik yang diangkat meliputi pemanfaatan teknologi stem cell, secretome, dan exosome yang saat ini menjadi salah satu fokus perkembangan dunia medis dalam mendukung proses penyembuhan dan pemulihan berbagai gangguan kesehatan.
Teknologi pengobatan regeneratif dinilai memiliki potensi besar dalam membantu memperbaiki jaringan tubuh yang mengalami kerusakan, mempercepat proses penyembuhan, meningkatkan fungsi organ, serta mendukung kualitas hidup pasien secara lebih optimal. Berbagai penelitian dan pengembangan terus dilakukan guna memastikan efektivitas dan keamanan penerapan teknologi tersebut dalam praktik medis.
Kabid Dokkes Polda Kaltim Dr. drg. Nelson Situmorang menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan harus diikuti oleh seluruh tenaga medis, termasuk tenaga kesehatan di lingkungan Polri. Menurutnya, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Partisipasi dalam seminar ilmiah seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan dan memperbarui pengetahuan tenaga kesehatan terhadap perkembangan teknologi medis terbaru. Dengan demikian, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada anggota Polri, keluarga besar Polri, maupun masyarakat dapat terus ditingkatkan sesuai perkembangan ilmu kedokteran,” ujarnya.
Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, seminar tersebut juga membuka ruang diskusi dan pertukaran informasi antara tenaga kesehatan, akademisi, serta praktisi medis dari berbagai institusi mengenai tantangan dan peluang pengembangan teknologi kesehatan di masa depan.
Keikutsertaan Bid Dokkes Polda Kaltim dalam kegiatan ilmiah ini sekaligus mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sebagai bagian dari transformasi menuju pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan personel kesehatan Polri dapat terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi medis terkini sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era modern.
Kegiatan seminar berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai kalangan tenaga kesehatan, akademisi, serta praktisi medis di Kota Balikpapan dan sekitarnya.( Alfian )