
Semarang Jurnalpolisi.id
Upaya menjaga integritas dan kedisiplinan anggota Polri terus dilakukan secara internal. Bid Propam Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Penegakan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Semarang dan jajaran, Senin (24/8/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi di Lapangan Catur Prasetya Polres Semarang yang dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga disiplin serta tidak melakukan tindakan pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencoreng nama baik institusi.
Kapolres menegaskan, kegiatan Gaktibplin bukan semata-mata untuk mencari kesalahan anggota, tetapi menjadi langkah awal untuk melakukan monitoring sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan Polri.
“Jadikan kegiatan ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga disiplin dan integritas. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi,” tegas AKBP Heru.
Usai apel, tim Bid Propam Polda Jawa Tengah yang dipimpin Kanit Hartib 3 Subbidprovos Bid Propam Polda Jateng AKP Vani Fadersair, S.Sos., bersama tim di bantu personel Si Propam Polres dan kanit Provos jajaran Polsek, langsung melakukan pemeriksaan terhadap personel Polres Semarang dan jajaran.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan telepon seluler milik personel terkait indikasi keterlibatan dalam judi online maupun pinjaman online, pemeriksaan sikap tampang, tes urine, hingga pengecekan kesiapan pelayanan masyarakat dan gudang senjata.
AKP Vani Fadersair mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pembinaan Propam untuk mendeteksi sejak dini berbagai potensi pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh anggota.
“Yang kami lakukan bukan hanya pemeriksaan handphone terkait judi online dan pinjaman online, tetapi juga sikap tampang, tes urine, kesiapan pelayanan masyarakat serta pemeriksaan gudang senjata. Ini merupakan bagian dari monitoring dan pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran oleh personel,” Jelasnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya pelanggaran menonjol. Namun, terhadap sejumlah personel yang ditemukan memiliki sikap tampang tidak sesuai ketentuan, langsung diberikan tindakan disiplin di lokasi. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan anggota tidak hanya menjadi aturan tertulis, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menariknya, sebagai bentuk keterbukaan dan keteladanan, Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo juga turut menyerahkan dan menunjukkan telepon selulernya kepada tim Bid Propam untuk diperiksa. Tindakan tersebut menjadi contoh bahwa pengawasan dan pemeriksaan berlaku bagi seluruh personel tanpa terkecuali, termasuk pimpinan.
Gaktibplin ini sekaligus menjadi bentuk konkret komitmen Polres Semarang dalam membangun personel yang disiplin, berintegritas dan profesional. Pencegahan dilakukan sejak dini agar potensi pelanggaran tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat merugikan anggota maupun institusi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Semarang menegaskan bahwa menjaga kepercayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan dan penegakan hukum di lapangan, tetapi juga dimulai dari pembenahan dan pengawasan terhadap internal organisasi.
Koordinator liputan Jateng DIY Bendoz




