
BANYUWANGI,Jurnalpolisi.id
Rasa sedih menyelimuti saat melihat begitu banyak hewan kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hutan. Hal itu yang mendasari keprihatinan Boby sebagai Korwil Jawa Timur dari media Jurnal Polisi News, terhadap maraknya Karhutla di Kalimantan.
Keprihatinan tersebut juga tergambar dalam sebuah poster bertuliskan “PRAY FOR BORNEO – kalimantan” dengan tagline “Hutan terbakar, Hewan terancam” yang mendadak viral di media sosial.
Gambar tersebut menampilkan 10 ekor kucing dengan berbagai kostum, mulai dari baju adat hingga pakaian nasional, dengan latar belakang kobaran api yang melalap hutan.
Kampanye “Pray For Borneo” ini muncul sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi hutan di Kalimantan yang kerap terdampak kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Selain menghanguskan ribuan hektar hutan, Karhutla juga mengancam kelangsungan hidup satwa liar yang kehilangan habitatnya dan kebingungan mencari tempat tinggal baru.
Melalui gambaran visual yang menyentuh ini, kampanye “Pray For Borneo” mengajak publik untuk lebih peduli terhadap pelestarian hutan. Pesan utamanya sederhana: saat hutan terbakar, bukan hanya pohon yang hilang, tetapi juga rumah bagi satwa dan sumber udara bersih bagi manusia.
Tagar #PrayForBorneo dan #StopKarhutla kini mulai ramai digunakan warganet sebagai bentuk dukungan dan ajakan untuk mencegah pembakaran hutan.
Berbagai pihak berharap kampanye seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta bersama-sama menjaga kelestarian hutan Kalimantan sebagai paru-paru dunia.
Jurnalis: Boby




