
Pakpak Bharat – jurnalpolisi.id
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 di Ruang Rapat Garuda, Kantor Bupati Pakpak Bharat, Selasa (10/3/2026).
Rakor dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengatakan pemerintah daerah perlu mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang umumnya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan pasokan tersedia, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali,” ujar Franc.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pakpak Bharat, Maston Manik, S.ST., M.Si., memaparkan perkembangan harga kebutuhan pokok serta langkah-langkah yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Menurutnya, sejumlah upaya yang dilakukan antara lain pelaksanaan gerakan pasar murah, stabilisasi harga pangan, pengawasan distribusi untuk mencegah penimbunan bahan pokok, serta memastikan kelancaran jalur distribusi logistik.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., pada kesempatan itu mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan menyusul beredarnya informasi mengenai kelangkaan bahan bakar.
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi yang ada, stok BBM di wilayah Pakpak Bharat masih dalam kondisi aman.
“Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan karena hingga saat ini stok masih tersedia,” kata Kapolres.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Bima Yudha Asmara, S.H., M.H., mengingatkan pentingnya koordinasi antarinstansi selama masa libur Idulfitri agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, S.S., juga meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang kedaluwarsa dan produk yang tidak layak konsumsi menjelang meningkatnya aktivitas perdagangan.
Pada akhir rapat, Bupati Franc Bernhard Tumanggor meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian segera menyusun langkah penanganan terhadap serangan hama tikus yang dilaporkan berdampak pada hasil panen petani.
Ia menyebut pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi untuk mengurangi dampak serangan hama tersebut terhadap produksi pertanian.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama periode menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri.
(SM)



