BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Joang yang bersinergi dengan penyuluh pertanian dan pemerintah kelurahan dalam mendampingi petani jagung di wilayah binaannya.
Kegiatan berlangsung pada Selasa (2/6/2026) di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Km 22, RT 41, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, tepatnya di lahan pertanian jagung milik warga setempat, Alek.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Joang Bripka Supriyadi hadir bersama Kasi Trantib Kelurahan Karang Joang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian, serta sejumlah petani dan warga sekitar.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Bripka Supriyadi mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian.
Dalam dialog yang berlangsung di area perkebunan, petani diberikan motivasi agar terus meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
Selain memberikan pendampingan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para petani dan warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas pertanian.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 Polresta Balikpapan sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar Bripka Supriyadi.
Kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar kelurahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Sinergi antara Polri, pemerintah kelurahan, penyuluh pertanian, dan para petani diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
( Alfian )