Langgur, jurnalpolisi.id
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam rangka mendukung pembangunan daerah.
Salah satunya melalui kehadiran 62 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pattimura (Unpatti) yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.
Para mahasiswa KKN tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Viali Rahantoknam, dalam kegiatan penerimaan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur, Selasa (23/6/2026).
Kehadiran mahasiswa KKN ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.
Selama berada di Maluku Tenggara, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Carlos Viali Rahantoknam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak universitas yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Maluku Tenggara sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program KKN.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan hanya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat karakter masyarakat, budaya lokal, serta potensi yang dimiliki daerah kepulauan tersebut.
“Mahasiswa KKN harus mampu menjadi bagian dari masyarakat selama berada di lokasi pengabdian. Bangun komunikasi yang baik, hormati adat istiadat, dan hadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat,”esan Wabup.
Ia menjelaskan, pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, berbagai ide, inovasi, dan pendekatan akademik dapat diterapkan untuk membantu menjawab berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Sebanyak 62 mahasiswa tersebut akan melaksanakan kegiatan KKN selama kurang lebih 50 hari.
Dalam pelaksanaannya, mereka akan berkolaborasi bersama pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai pihak terkait untuk menjalankan program-program yang telah dirancang.
Bidang kegiatan yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat.
Wakil Bupati juga mengingatkan para mahasiswa agar selalu menjaga sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat. Sebab, menurutnya, mahasiswa yang datang membawa nama besar perguruan tinggi harus mampu menunjukkan karakter akademisi yang berintegritas.
Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Mengingat kondisi geografis Maluku Tenggara yang merupakan wilayah kepulauan dengan tantangan transportasi dan cuaca, mahasiswa diminta untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan dari pemerintah setempat.
“Keselamatan menjadi hal utama. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan kegiatan dengan baik, tetap menjaga kesehatan, serta dapat kembali dengan membawa pengalaman dan pelajaran berharga selama berada di Maluku Tenggara,”ujar Wabup.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap program KKN dari UGM dan Unpatti ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dengan lembaga pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program pengabdian, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menemukan berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk kemajuan daerah.
Publish by (Melky_JPN)