Sarolangun– jurnalpolsi.id
Upaya serius perusahaan perkebunan yang bergerak dibidang komodity kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL) dalam membangun pendekatan sosial serta pemberdayaan ekonomi komunitas Suku Anak Dalam (SAD) mendapat apresiasi dari Bupati Sarolangun, H. Hurmin,S.E
Jumat,(8/5/2026) Dalam pertemuan yang berlangsung di Jambi, Bupati menilai langkah-langkah yang dilakukan perusahaan selama ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga hubungan sosial dengan masyarakat, khususnya terhadap komunitas SAD di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, perhatian yang diberikan PT SAL terhadap komunitas SAD sudah berjalan cukup baik dan patut diapresiasi,kendati demikian justru dengan berbagai upaya tersebut,Bupati menyoroti masih saja terjadi gangguan keamanan yang justru menimbulkan kerugian bagi perusahaan, termasuk aksi pencurian dan penjarahan.
“Upaya yang dilakukan sudah sangat luar biasa, khususnya perhatian terhadap warga Suku Anak Dalam. Namun di sisi lain, perusahaan masih menghadapi tantangan keamanan yang cukup serius,” ungkapnya.
Bupati menegaskan bahwa pendekatan sosial tetap penting, namun perlu diimbangi dengan langkah-langkah penegakan hukum yang tegas guna menciptakan efek jera.
Menurutnya, penyelesaian konflik tidak cukup berhenti pada forum mediasi dan forum group discussion (FGD), tetapi harus dilanjutkan dengan langkah konkret di lapangan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berencana menggelar pertemuan lanjutan yang melibatkan tokoh adat, Tumenggung, dan Jenang, dengan memasukkan unsur edukasi hukum oleh aparat kepolisian.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap hukum, sekaligus menjaga keseimbangan antara nilai adat dan ketentuan hukum negara.
Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk keterlibatan aparat TNI, Polri, serta tokoh adat dalam menciptakan kondisi yang aman,nyaman,dan kondusif.
Sementara Manajemen PT Sari Aditya Loka,(SAL) Joko Susilo menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengedepankan pendekatan yang seimbang antara upaya sosial, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap penegakan hukum yang berlaku.
Menurutnya, perusahaan memandang tantangan yang ada sebagai bagian dari proses membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta tokoh masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif dan berkelanjutan. Upaya yang telah berjalan akan terus kami evaluasi dan tingkatkan secara bertahap,” ujarnya,tandasnya.(Rahma.D)