BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Polda Kalimantan Timur melalui Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) menggelar Sidang Penentuan Masuk Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Kesenian Balikpapan, Kamis (4/6/2026) malam.
Sidang dipimpin oleh Irvan Prawira Satyaputra selaku Ketua Pelaksana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Adrianto Jossy Kusumo, unsur pengawas internal dan eksternal, para ketua tim pemeriksaan dan pengujian, serta panitia seleksi penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026.
Dalam pelaksanaannya, sidang dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sebagai bentuk komitmen Polri untuk menjamin proses seleksi yang objektif, profesional, dan berintegritas.
Berdasarkan hasil sidang, dari total 739 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, terdiri atas 637 peserta pria dan 102 peserta wanita, sebanyak 137 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk melanjutkan ke Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II. Sementara 602 peserta lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Untuk jalur Taruna/i Akpol, dari 37 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak enam peserta berhasil lolos ke tahap berikutnya. Sementara pada formasi Bintara PTU berkualifikasi SPKT yang menjadi jalur dengan jumlah peserta terbanyak, tercatat 91 peserta dinyatakan memenuhi syarat dari total 626 peserta yang mengikuti seleksi.
Selain itu, peserta yang lolos juga berasal dari sejumlah jalur penerimaan lainnya, seperti Bintara Intelijen, Bintara Polair, Bakomsus Humas, Bakomsus Perikanan, Bakomsus Akuntansi, Bakomsus Teknik Sipil, Bakomsus Penyidik, Bintara Rekpro, Tamtama Brimob, dan Tamtama Polair.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Wakapolda Kaltim, pemaparan hasil seleksi oleh Karo SDM Polda Kaltim, serta proses pembobotan dan perangkingan yang dipimpin Kabag Dalpers Ro SDM Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim Endar Priantoro melalui Kabid Humas Polda Kaltim Yuliyanto menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara profesional dan transparan untuk menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan. Peserta yang dinyatakan lolos merupakan mereka yang berhasil memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Diharapkan para peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujar Yuliyanto.
Polda Kaltim memastikan seluruh rangkaian sidang penentuan menuju Rikkes Tahap II berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengawasan dari berbagai unsur guna menjaga kredibilitas serta akuntabilitas proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
( Alfian )