Rupat, jurnalpolisi.id
Rabu (6/5/2026) — Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan desa, Polsek Rupat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) berupa tes urine terhadap perangkat dan kelembagaan Desa Pangkalan Nyirih.
Kegiatan ini merupakan inisiasi Kapolsek Rupat, AKP Faisal, S.H sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas, kedisiplinan, serta profesionalitas aparatur desa. Sidak dilakukan secara langsung di Kantor Desa Pangkalan Nyirih dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Pancur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H selaku penanggung jawab, didampingi Kanit Binmas Aiptu Ahmad Fauzi dan Kanit Intelkam Aiptu Bosar Marpaung, S.E, bersama enam personel Polsek Rupat. Hadir pula Ns. Suwandi, S.Kep bersama staf Puskesmas Pancur, Kepala Desa Pangkalan Nyirih Mursalin, S.Pd.I, Ketua BPD Samsul Hadi, Sekretaris Desa Fengky Novendri, S.Sos, serta unsur perangkat desa lainnya.
Sebanyak 17 orang mengikuti tes urine yang terdiri dari perangkat desa, anggota BPD, serta pendamping desa (PD). Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H melalui Kanit Intelkam Aiptu Bosar Marpaung, S.E menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan terhadap aparatur pemerintahan desa.
“Tes urine ini kita lakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus pencegahan. Kami ingin memastikan bahwa perangkat desa bebas dari narkoba sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polsek Rupat. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan tidak akan mentolerir penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pemerintahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pangkalan Nyirih, Mursalin, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian.
“Kami menyambut baik kedatangan Kapolsek Rupat beserta jajaran dalam upaya penertiban aparatur desa. Kami sangat mendukung langkah ini dan berharap penanganan narkoba dapat terus bersinergi antara pemerintah desa dan pihak kepolisian,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja pemerintahan desa yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.
Penulis. Asmadi