Kutai Kartanegara jurnalpolisi.id
Pemerintah mengumumkan penemuan potensi 13 sumur minyak dan gas bumi (migas) baru di kawasan transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Temuan ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi kawasan transmigrasi berbasis sumber daya alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, menyampaikan bahwa potensi migas di wilayah transmigrasi dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga setempat jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Penemuan ini menjadi bagian penting dari upaya transformasi transmigrasi, di mana kawasan tidak hanya menjadi tempat permukiman, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebelumnya telah dilakukan eksplorasi terhadap 79 sumur migas di kawasan tersebut. Dari hasil pengembangan terbaru, ditemukan tambahan potensi 13 sumur baru yang berada di area transmigrasi Samboja.
Kepala SKK Migas, Joko Siswanto, mengungkapkan bahwa potensi produksi dari temuan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1 juta barel minyak dan 11,64 miliar kaki kubik gas.
“Potensi ini berasal dari sumur baru yang akan dikembangkan, bukan termasuk sumur masyarakat. Sementara itu, untuk sumur tua atau sumur masyarakat masih dalam tahap identifikasi dan peninjauan lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, SKK Migas bersama Kementerian Transmigrasi telah menandatangani nota kesepahaman terkait pemanfaatan lahan hak pengelolaan transmigrasi untuk kegiatan eksplorasi migas. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pengembangan sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Rencananya, kegiatan pengeboran terhadap 13 sumur baru tersebut akan dilaksanakan oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dan ditargetkan mulai pada Juni 2026.
Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan kajian terkait keberadaan sumur tua di kawasan tersebut yang berpotensi dikelola oleh masyarakat secara legal dan produktif.
Dengan adanya penemuan ini, pemerintah berharap kawasan transmigrasi Samboja dapat berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Kalimantan Timur, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
( Alfian )