Kutai Kartanegara jurnalpolisi.id
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugasnya. Melalui Kelompok Kerja Keamanan dan Ketertiban (Pokja Kamtib) wilayah Kaltim-1, Satgas PKH turun langsung menyapa warga terdampak di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Sungai Payang tersebut diisi dengan sosialisasi, dialog interaktif, serta penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak penertiban kawasan hutan.
Hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat dari unsur Satgas PKH dan Forkopimda, di antaranya Katim Pokja Kamtib Kombes Pol M. Dharma Nugraha, Kombes Pol Dr. Dedy Anung Kurniawan, Kolonel Czi Ganda Tarius, serta perwakilan Polres, Kodim, Kejaksaan, dan instansi kehutanan.
Dalam keterangannya, M. Dharma Nugraha menegaskan bahwa kehadiran Satgas PKH tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga memberikan pemahaman yang komprehensif serta solusi yang adil bagi masyarakat.
“Warga tidak perlu khawatir. Pemerintah akan memberikan solusi sesuai aturan yang berlaku secara proporsional. Namun demikian, kami mengingatkan agar tidak ada lagi aktivitas perambahan setelah kawasan ditertibkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dan diteruskan kepada instansi terkait dalam Satgas PKH guna dicarikan solusi terbaik secara lintas sektor.
Kepala Desa Sungai Payang, Arbaen, menyambut baik kehadiran Satgas PKH dan berharap adanya kejelasan tindak lanjut pasca-penertiban.
“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Harapannya, ada solusi konkret bagi warga yang terdampak langsung,” katanya.
Sementara itu, perwakilan warga menyampaikan kekhawatiran terkait keberlanjutan tanaman yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka di kawasan hutan.
“Kami berharap ada solusi agar tanaman yang sudah kami kelola tidak hilang atau diambil pihak lain, karena itu menjadi sumber ekonomi kami,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Satgas PKH memastikan bahwa seluruh masukan masyarakat menjadi perhatian serius dan akan dibahas bersama lintas instansi guna menghasilkan solusi yang tidak merugikan warga.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat terdampak. Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto turut mengapresiasi kegiatan tersebut serta mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
“Kami berharap sinergi antara masyarakat dan aparat terus terjaga demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Satgas PKH dijadwalkan melanjutkan kegiatan serupa di wilayah Loa Janan pada Kamis (16/4/2026) dan Kabupaten Paser pada Jumat (17/4/2026) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pendekatan persuasif kepada masyarakat terdampak.
Melalui langkah ini, Satgas PKH menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga mengedepankan dialog, solusi, dan kepedulian sosial dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
( Alfian )