
LABUHANBATU – jurnalpolisi.id
Keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Aek Nabara Selatan PTPN IV berdampak positif bagi masyarakat petani kelapa sawit Labuhanbtu karena pabrik tersebut memberikan kemudahan dalam penjualan Tandan Buah Segar (TBS) deangan potong timbangan o persen.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah Masyarakat petani Kelapa Sawit kepada awak media di salah satu Cafe di Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera, Sabtu (7/11/2026).
Menurut para petani, keberadaan PKS Aek Nabara Selatan memberikan kemudahan pemasaran hasil panen. Selain harga pembelian yang dinilai menguntungkan, kebijakan potongan 0 persen juga menjadi salah satu alasan petani memilih menjual TBS ke pabrik tersebut.
Mereka membandingkan kebijakan itu dengan sejumlah PKS lain yang disebut masih menerapkan potongan sekitar 2,5 persen. Selain itu, proses penyortiran buah di beberapa pabrik dinilai cukup ketat sehingga tidak jarang TBS milik petani dikembalikan.
D. Panggabean petani sawit menyebut keberadaan PKS tersebut sangat membantu masyarakat yang belum mampu menggunakan bibit kelapa sawit unggul.
Menurutnya, tidak semua petani memiliki kemampuan ekonomi untuk membeli dan menanam bibit unggul bersertifikat. Akibatnya, sebagian masyarakat masih mengandalkan bibit yang kualitasnya belum terjamin yang dikenal dengan sebutan bibit Marihat Lelesan (Mariles).
Dia juga menyoroti kebijakan sejumlah pabrik kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu yang menurutnya lebih mengutamakan penerimaan TBS berkualitas super.
“Di beberapa pabrik saat ini, penerimaan TBS cukup selektif. Sementara tidak semua petani mampu menanam bibit unggul seperti Marihat, PPKS, Socfindo maupun Topaz. Masih banyak masyarakat yang menanam sawit dari bibit sembarangan atau yang dikenal dengan Mariles,” Ujar D. Panggabean.
Dari sudut pandang ini, dia menilai PKS Aek Nabara Selatan menciptakan hubungan harmonis antara industri dan lingkungan sosial yang memiliki peran penting dalam membantu petani kecil agar tetap memiliki akses untuk menjual hasil perkebunannya.
(Red)




