
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Pesta minuman keras (miras) yang berujung perkelahian menggunakan senjata tajam menewaskan seorang pria berinisial AS (48) di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kamis (25/6/2026) dini hari.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam sekitar pukul 00.15 Wita.
“Setelah menerima laporan, personel Polsek Balikpapan Selatan langsung mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut untuk menjalani proses hukum,” ujar Kompol Abu Sangit.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula pada Rabu (24/6/2026) malam ketika sejumlah orang, termasuk pria berinisial FM (34), berkumpul sambil mengonsumsi minuman beralkohol di salah satu kios di Pasar Sepinggan.
Dalam kondisi tersebut terjadi perselisihan antara FM dan seorang pria berinisial RS yang dipicu aksi pelemparan serbuk ke arah FM. Perselisihan sempat dilerai oleh rekan-rekan mereka, namun tidak berlangsung lama.
Menurut keterangan saksi, RS kemudian menemui korban AS dan menceritakan perselisihan tersebut. Keduanya kembali mendatangi lokasi hingga terjadi perkelahian yang melibatkan senjata tajam.
“Dalam perkelahian itu terjadi aksi saling serang menggunakan badik sehingga korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan tangan, sementara pria yang diduga sebagai pelaku juga mengalami luka pada bagian perut, bahu, dan lengan,” jelas Abu Sangit.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sepinggan sebelum dirujuk ke rumah sakit. Namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut juga menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan karena mengalami sejumlah luka akibat perkelahian.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga insiden tersebut dipicu konflik lama yang kembali memuncak saat para pihak berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Polisi juga masih mendalami seluruh keterangan saksi untuk memastikan motif dan kronologi kejadian secara utuh.
Kapolsek Balikpapan Selatan mengungkapkan bahwa korban dan pria yang diduga sebagai pelaku sebelumnya sama-sama bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Sepinggan. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima penyidik, pria tersebut telah diberhentikan dari pekerjaannya karena diduga kerap membuat keributan di lingkungan pasar.
Selain itu, polisi juga menerima informasi bahwa yang bersangkutan diduga beberapa kali melakukan intimidasi terhadap pedagang dengan meminta sejumlah uang. Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik dan akan dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku.
Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menunggu kondisi kesehatan pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.




