
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Program Polantas Menyapa yang digagas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih ramah, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui program ini, setiap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, tetapi juga pendampingan dan edukasi langsung dari personel kepolisian.
Salah satu potret pelayanan tersebut terlihat pada Jumat (26/6/2026) saat pemohon SIM bernama Pristiwa mengurus pembuatan SIM di Satpas Satlantas Polresta Balikpapan.
Sejak proses registrasi hingga penerbitan SIM selesai, Pristiwa didampingi oleh personel Satlantas Polresta Balikpapan, Briptu Susy R, sebagai bagian dari implementasi program Polantas Menyapa.
Selama proses pelayanan berlangsung, Briptu Susy R tidak hanya memberikan arahan mengenai tahapan pembuatan SIM, tetapi juga mengajak pemohon berdialog serta memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, kepatuhan terhadap aturan jalan raya, serta peran masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Interaksi yang terjalin berlangsung hangat dan komunikatif sehingga menciptakan suasana pelayanan yang nyaman.
Pendampingan tersebut membuat pemohon merasa lebih terbantu dalam memahami setiap tahapan pembuatan SIM tanpa rasa canggung maupun kebingungan.
Program Polantas Menyapa menjadi salah satu inovasi pelayanan Satlantas Polresta Balikpapan yang menempatkan pendekatan humanis sebagai prioritas.
Kehadiran personel yang aktif menyapa, mendampingi, dan memberikan edukasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.
Melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan penuh empati, Satlantas Polresta Balikpapan terus berupaya menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap warga yang mengurus SIM.
Pendekatan dialogis yang dibangun antara petugas dan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian tidak hanyalah berorientasi pada administrasi, tetapi juga pada terciptanya hubungan yang harmonis dan saling menghargai.
Program Polantas Menyapa diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat budaya pelayanan prima yang cepat, mudah, dan humanis di lingkungan Satlantas Polresta Balikpapan.
( Alfian )



