
Pakpak Bharat,– jurnalpolisi.id
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (20/5/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pakpak Bharat, H. Mutsyuhito Solin, Dr., M.Pd., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Batalyon Infanteri TP 906/Sanalenggam, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Franc Bernhard Tumanggor membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam amanat tersebut, Menteri mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat kemandirian Indonesia sebagai negara yang berdaulat.
Menurut Meutya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai upaya membangun fondasi fisik generasi masa depan,” demikian kutipan amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Bupati.
Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, serta penyediaan berbagai program beasiswa guna mengurangi kesenjangan kualitas sumber daya manusia.
Di bidang kesehatan, pemerintah menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat. Menurut Menteri, pembangunan di sektor pangan, pendidikan, dan kesehatan menjadi bagian dari ekosistem kesejahteraan nasional yang saling mendukung.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Sejak 28 Maret 2026, pemerintah memberlakukan pembatasan akses media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah menciptakan ruang digital yang aman dan sesuai dengan usia tumbuh kembang anak.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut mencerminkan semangat seluruh elemen bangsa untuk menjaga generasi penerus sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei sebagai momentum lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang menjadi tonggak kebangkitan kesadaran nasional dan awal perjuangan melalui jalur pendidikan, organisasi, serta diplomasi demi mewujudkan Indonesia yang merdeka dan bermartabat.
(SM)




