
Pakpak Bharat,– jurnalpolisi.id
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., di Sidikalang. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya pengembangan komoditas kopi.
Dalam pertemuan tersebut, Abdul Roni Angkat menyampaikan sejumlah program strategis Kementerian Pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan harus diawali dengan perencanaan yang matang, terukur, dan didukung kesiapan daerah dalam memanfaatkan berbagai program pemerintah.
“Kalau ingin melakukan sesuatu, harus diawali dengan perencanaan yang tepat. Jangan sampai kesempatan yang ada tidak dapat dimanfaatkan karena persiapan yang kurang matang,” ujarnya.
Menurut Abdul Roni, Kementerian Pertanian memiliki berbagai program yang terbuka bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk lebih aktif membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Program-program di Kementerian Pertanian sangat banyak dan terbuka bagi daerah. Kami berharap OPD terkait lebih aktif membangun komunikasi dan mengambil bagian dalam berbagai program yang tersedia sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyambut baik kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian tersebut. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan dukungan nyata bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Harapan saya, kopi Pakpak Bharat bisa bangkit kembali, menjadi ikon daerah sekaligus menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Pakpak Bharat,” ujar Bupati.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diharapkan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi, dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian Kabupaten Pakpak Bharat.
(SM)




