Kerinci – Jurnalpolisi.id
Komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menuntaskan isolasi infrastruktur di wilayah pelosok kembali diuji oleh tantangan alam yang berat. Di bawah guyuran hujan lebat dan ancaman longsor di jalur perbukitan yang curam, pimpinan daerah bersama jajaran Kodim 0417 serta tim teknis melakukan aksi lapangan guna memastikan progres perawatan jalan di kawasan strategis Renah Pemetik, Kamis (16/04/2026)
Langkah “jemput bola” ini diambil untuk menjamin proyek perawatan jalan yang menjadi urat nadi ekonomi bagi ribuan petani di Desa Pasir Jaya, Desa Sungai Kuning, hingga ke jantung wilayah Renah Pemetik berjalan sesuai spesifikasi, meskipun tantangan geografis dan cuaca berada di titik ekstrem.
Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dengan dukungan personil dari Kodim 0417. Turut hadir memperkuat tim teknis di lokasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, ST, serta Kabid Bina Marga (BM) Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, ST, MT.
Tidak hanya jajaran kabupaten, Dinas PUPR Provinsi Jambi juga ikut serta memantau kondisi riil di lapangan. Kehadiran tim provinsi ini menjadi bentuk sinergitas antar-level pemerintahan untuk memastikan penanganan jalan di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif.
”Kami turun langsung untuk memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah kesulitan rakyat. Kondisi cuaca memang sangat menantang, namun akses jalan yang layak di Pasir Jaya, Sungai Kuning hingga Renah Pemetik ini tidak bisa ditunda lagi,” tegas Bupati Monadi, S.Sos., M.Si. saat memantau alat berat yang sedang bekerja.
Perbaikan jalan Renah Pemetik tahun ini menjadi simbol kolaborasi kuat. Proyek ini merupakan hasil integrasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci, jajaran Kodim 0417, serta pantauan langsung dari Dinas PUPR Provinsi Jambi dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, ST, menjelaskan bahwa pemeliharaan ini difokuskan pada penguatan badan jalan dan optimalisasi drainase.
”Sesuai arahan Bapak Bupati, kami bersama tim teknis dari Kabupaten maupun Dinas PUPR Provinsi Jambi terus memantau kualitas material. Kehadiran tim provinsi sangat penting untuk sinkronisasi data lapangan agar penanganan infrastruktur di area ini tepat sasaran,” ujar kadis PUPR kerinci.
Senada dengan hal tersebut, Kabid BM Dinas PUPR, Ir. Frans Mellas Pratama, ST, MT, menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan. ” Bidang Bina Marga terus bersiaga serta terus berkoordinasi dengan Kodim 0417, terutama dalam mobilisasi alat berat di area-area yang memiliki risiko tinggi seperti titik rawan longsor menuju Renah Pemetik,”ungkap Frans panggilan akrab sehari harinya.
Kawasan Pasir Jaya, Sungai Kuning, dan Renah Pemetik merupakan lumbung komoditas unggulan Jambi. Selama ini, rusaknya jalan menjadi momok yang melambungkan biaya transportasi logistik petani. Dengan perbaikan ini, hambatan distribusi hasil bumi diharapkan terkikis, sehingga kesejahteraan petani lokal dapat meningkat secara signifikan.
Personil Kodim 0417 di lapangan menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas. Sinergi antara TNI, Dinas PUPR Kabupaten, dan Dinas PUPR Provinsi menjadi kunci kelancaran proyek di tengah kondisi alam yang tidak menentu.
”Langkah bersama ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Komitmen kami jelas: terus hadir dan bekerja untuk kenyamanan masyarakat, seberat apapun medannya,” tutup Bupati Monadi dengan optimis.(Mul)