
Merangin – jurnalpolisi.id
Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong terus dipupuk oleh jajaran TNI AD melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Hal itu terlihat saat Babinsa Koramil 420-08/Tabir, Peltu Heri Sepriadi, AS, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong di Desa Sungai Limau, Kecamatan Tabir Timur, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut menyasar pembersihan lingkungan sekaligus perbaikan akses jalan desa yang menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Kehadiran Babinsa yang bekerja bahu-membahu bersama warga mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Selain memberikan manfaat secara fisik berupa lingkungan yang bersih, indah, dan akses jalan yang lebih baik, kegiatan ini juga memiliki nilai nonfisik yang sangat penting, yakni mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Penjabat Kepala Desa Sungai Limau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Babinsa serta seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah dan terima kasih kepada Bapak Babinsa dan seluruh warga yang telah bersama-sama bergotong royong membantu membangun Desa Sungai Limau. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Danramil 420-08/Tabir memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan Babinsa dan masyarakat. Menurutnya, gotong royong merupakan sarana yang efektif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa juga memanfaatkan momen kebersamaan untuk berdialog, bertukar pikiran, serta menyerap aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan tercipta lingkungan desa yang aman, tertib, harmonis, dan semakin maju.
Kegiatan gotong royong seperti ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat besar bagi pembangunan desa, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Indonesia.(Rahma)




