
Rupat, Bengkalis – jurnalpolisi.id
Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di SPBU Nomor 16.287.090 Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Rabu (8/7/2026). Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat yang mengaku kesulitan memperoleh BBM jenis Pertalite dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah warga mengatakan antrean panjang telah terjadi hampir setiap hari selama sekitar dua hingga tiga bulan terakhir. Mereka berharap ada langkah konkret dari pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut agar kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terpenuhi.
Warga dari sejumlah desa di Pulau Rupat mengaku harus menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju SPBU tersebut. Setibanya di lokasi, mereka masih harus mengantre selama beberapa jam untuk mendapatkan Pertalite.
“Kami berangkat dari desa sejak pagi dan harus menempuh perjalanan cukup jauh. Setelah sampai di SPBU, kami masih harus mengantre berjam-jam. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat menyulitkan masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Menurut warga, kondisi tersebut berdampak pada aktivitas sehari-hari. Selain menghabiskan waktu, mereka juga mengeluarkan biaya tambahan untuk perjalanan menuju SPBU. Nelayan, petani, pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat yang bergantung pada kendaraan bermotor mengaku aktivitas ekonomi mereka ikut terganggu akibat lamanya antrean.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pihak Pertamina, serta instansi terkait dapat melakukan evaluasi terhadap distribusi BBM di Kecamatan Rupat. Mereka juga berharap pasokan Pertalite dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat apabila memang diperlukan, sehingga antrean panjang tidak terus berulang.
Selain itu, sejumlah warga menilai wilayah Pulau Rupat yang berada di kawasan terluar perlu mendapat perhatian dalam pemenuhan kebutuhan layanan dasar, termasuk ketersediaan bahan bakar minyak.
“Bagi kami, yang terpenting adalah masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Kami berharap ada solusi yang nyata sehingga antrean panjang ini tidak terus terjadi,” kata seorang warga lainnya.
Hingga berita ini ditulis, antrean kendaraan masih terlihat di SPBU Nomor 16.287.090 Teluk Lecah.
Hak Jawab dan Konfirmasi
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola SPBU Nomor 16.287.090 Teluk Lecah, PT Pertamina Patra Niaga, serta instansi terkait mengenai penyebab terjadinya antrean dan kondisi pasokan Pertalite di wilayah Kecamatan Rupat. Apabila keterangan resmi telah diperoleh, berita ini akan diperbarui sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.




