
Banyuwangi, jurnalpolisi.id
Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial masyarakat, peran insan pers dan aparat penegak hukum tidak bisa dipisahkan. Keduanya memiliki tugas mulia yang sama: menjaga ketertiban, memberikan kebenaran, dan melindungi kepentingan publik.
Pers bertugas mencari, mengolah, dan menyebarluaskan informasi. Sementara Aparat Penegak Hukum bertugas menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan rasa aman. Ketika dua pilar ini berjalan sendiri-sendiri, informasi bisa liar dan penegakan hukum bisa kehilangan legitimasi publik.
Namun ketika keduanya bermitra, yang terjadi adalah sinergi.
Kemitraan, Bukan Sekadar Hubungan Formal
Kemitraan antara insan pers dan APH bukan berarti media menjadi “corong” polisi atau sebaliknya. Kemitraan yang sehat adalah hubungan setara yang dilandasi saling menghormati tupoksi.
Polisi butuh media untuk menyampaikan imbauan Kamtibmas, hasil pengungkapan kasus, dan pencegahan kejahatan secara cepat dan akurat.
Sebaliknya, media butuh APH untuk mendapatkan data yang valid, tidak hoaks, dan berimbang dalam setiap pemberitaan.
Di wilayah hukum Polsek Muncar, Polresta Banyuwangi misalnya, komunikasi aktif antara rekan-rekan jurnalis dengan Mitra Kepolisian sudah berjalan baik. Koordinasi yang lancar membuat setiap informasi terkait situasi Kamtibmas di Muncar bisa sampai ke masyarakat tanpa distorsi.
Tantangan di Lapangan
Tentu, menjaga kemitraan ini tidak selalu mudah. Ada perbedaan ritme kerja, ada juga perbedaan kepentingan pemberitaan. Media dituntut cepat, sementara APH dituntut hati-hati dan sesuai prosedur hukum.
Di sinilah pentingnya membangun komunikasi dua arah. Pers harus paham kode etik jurnalistik dan tidak menyebar informasi yang mengganggu proses penyidikan. APH juga harus membuka ruang keterbukaan informasi sesuai UU No 14 Tahun 2008, agar publik tidak berasumsi liar.
Untuk Kebaikan Bersama
Pada akhirnya, kemitraan ini demi satu tujuan: masyarakat. Masyarakat berhak tahu situasi Kamtibmas di lingkungannya. Masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang benar, bukan hoaks.
Ketika pers dan APH kompak, hoaks sulit berkembang. Ketika pers dan APH saling percaya, pencegahan kejahatan jadi lebih efektif.
Mari kita jaga kemitraan ini. Karena negara yang aman dimulai dari informasi yang benar. Dan informasi yang benar lahir dari sinergi insan pers dan aparat penegak hukum.
Jurnalis : Boby




