
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan meningkatkan patroli sekaligus memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat pesisir dan pengguna jasa perairan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat memicu gelombang tinggi, angin kencang hingga gangguan keselamatan pelayaran.
Kegiatan patroli dan pembinaan masyarakat perairan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026), mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA. Patroli dipimpin AKP Karmujdi, S.H., dengan menyasar kawasan Pelabuhan Chevron Semayang dan sejumlah wilayah pesisir di Balikpapan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud yang terdiri dari Aipda Rahmuddin, Bripda Aulian Rinaldi, dan Bripda Erick William S. menyampaikan sejumlah imbauan kepada nelayan, pengguna jasa perairan serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas di laut. Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya memantau perkembangan cuaca sebelum memutuskan untuk berlayar.
“Cuaca pancaroba dapat berubah dengan cepat. Utamakan keselamatan. Jika ragu, lebih baik tunda melaut,” imbau personel Sat Polairud.
Selain memperhatikan kondisi cuaca, masyarakat juga diminta menggunakan alat pelindung keselamatan, khususnya jaket pelampung atau life jacket. Pemilik kapal juga diingatkan untuk memastikan seluruh perlengkapan keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik.
Sat Polairud juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri beraktivitas di laut ketika kondisi cuaca memburuk, terutama saat hujan lebat dan angin kencang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gelombang tinggi serta mengurangi jarak pandang sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di laut.
Tak hanya aspek keselamatan, kepolisian mengajak masyarakat nelayan turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan. Masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Untuk mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat atau gangguan kamtibmas di wilayah perairan, masyarakat juga disosialisasikan mengenai layanan pengaduan melalui Call Center Sat Polairud Polresta Balikpapan maupun Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan.
Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas di wilayah perairan Balikpapan terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan perairan berlangsung aman, lancar dan tertib.
Melalui patroli dan edukasi tersebut, Sat Polairud Polresta Balikpapan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan pelayaran serta tidak mengambil risiko ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk beraktivitas di laut.
( Alfian )




