
BANJARBARU, jurnalpolisi.id
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalimantan Selatan menggelar Pasar Murah Mandiri Bersubsidi di Gedung H. Sayed Japar Alaydrus, Jalan Trikora, dekat Masjid Agung, Banjarbaru, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Asosiasi Pasar Murah (APM) ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi.
Pasar murah dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, H. Sayed Japar Alaydrus, S.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Sekretaris DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan Hj. Neni yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pasar Murah Bersubsidi, mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, S.E., mantan atlet nasional Roy Martin, Dewan Penasehat DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan Ali Imran, mantan Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, akademisi Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Ir. Akhmad Rizali, tokoh masyarakat Balikpapan H. Ali Noor, serta jajaran pengurus DPC Partai Hanura dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, dan teh. Selain itu, pasar murah juga menghadirkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti makanan khas Kalimantan Selatan serta kerajinan tangan berbahan bambu.
Dalam sambutannya, H. Sayed Japar Alaydrus mengatakan kegiatan pasar murah merupakan bentuk kepedulian Partai Hanura terhadap masyarakat yang masih menghadapi tantangan ekonomi.
Ia mengapresiasi kehadiran pengurus DPC Partai Hanura dari sejumlah daerah, seperti Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin. Menurutnya, keterbatasan waktu membuat belum seluruh pengurus dari kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan dapat hadir.
“Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara bergilir di berbagai daerah di Kalimantan Selatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Sayed Japar menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan pasar murah adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami berharap pasar murah ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan bersama-sama mendoakan agar perekonomian nasional semakin membaik sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
“Semoga ekonomi Indonesia segera pulih dan masyarakat semakin sejahtera. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pasar Murah (APM), Jubaidah, mengatakan pasar murah merupakan salah satu upaya nyata membantu pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Selisih harga seribu atau dua ribu rupiah mungkin terlihat kecil, tetapi sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Jubaidah, APM saat ini memiliki sekitar 150 anggota yang terdiri atas distributor, pelaku usaha, dan pelaku UMKM. Dalam setiap penyelenggaraan pasar murah, APM bekerja sama dengan berbagai distributor bahan pokok dan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan komoditas.
Selain menyediakan kebutuhan pokok, kata dia, pasar murah juga menjadi sarana pemberdayaan UMKM lokal melalui pemasaran berbagai produk hasil industri rumahan.
“Kami ingin pelaku UMKM memiliki ruang untuk memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Karena itu, setiap kegiatan pasar murah selalu melibatkan UMKM,” jelasnya.
Jubaidah menambahkan, APM secara rutin menggelar pasar murah melalui program roadshow hingga tingkat kecama



