
Luwu, jurnalpolisi
Kondisi untuk sarana dan prasarana di SMP Negeri 4 Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, saat ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sekolah tersebut mendesak untuk segera mendapatkan rehabilitasi berat pada sejumlah fasilitasnya.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 4 Belopa, Muhajidin, S.Pd., M.Si., saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Rabu (15/7/2026).
Menurut Muhajidin, terdapat empat Ruang Kelas Belajar (RKB) yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi dinilai dapat mengganggu konsentrasi, bahkan membahayakan keselamatan siswa.
”Kami sangat membutuhkan penanganan segera untuk empat ruang kelas ini. Rehabilitasi berat harus dilakukan agar proses belajar mengajar siswa dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Mujahidin kepada awak media jurnalsulawesi.
Selain menyoroti kondisi ruang kelas yang rusak, Muhajidin juga menekankan pentingnya pembangunan pagar di sekeliling lingkungan sekolah.
Hingga saat ini, sistem pembatas sekolah dinilai belum memadai, padahal keberadaannya sangat krusial untuk menjaga ketertiban.
Menurutnya, pembangunan pagar pembatas ini memiliki dua fungsi utama:
Meningkatkan Keamanan: Membatasi akses pihak luar yang tidak berkepentingan agar lingkungan belajar tetap kondusif.
Perlindungan Aset: Menjaga fasilitas dan aset penting milik sekolah dari potensi kehilangan atau pengrusakan.
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan maupun instansi terkait dapat segera meninjau lokasi dan menurunkan bantuan anggaran rehabilitasi dalam waktu dekat.
”Kami sangat berharap pemerintah terkait memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan ini.
Pendidikan yang baik tentu harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah terus berupaya memaksimalkan fasilitas yang ada demi menjaga proses belajar mengajar tetap terdokumentasi dan berjalan lancar.
laporan : amir



