Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya pada Kamis 7 Mei 2026 sekitar pukul 09:00 WIB.
Lokasi penemuan jasad korban ini berada di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Korban diketahui bernama Sutrisno (72), seorang petani yang tinggal sebatang kara di kediamannya.
Saat ditemukan, jenazah dalam posisi duduk bersandar di tembok WC dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Karnoto (66), yang sehari-harinya bertugas membersihkan halaman rumah korban.
Kecurigaan muncul saat Karnoto mencium bau busuk yang sangat menyengat di sekitar area rumah.
Saksi kemudian masuk ke dalam rumah untuk mencari sumber bau tersebut.
Setelah memeriksa ruang tamu dan kamar namun tidak membuahkan hasil, saksi menuju area dapur.
Di area dapur, bau busuk terasa semakin kuat. Saat memeriksa kamar mandi (WC), saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi duduk bersandar ke tembok.
Tubuh korban dilaporkan sudah membiru dan mulai dikerumuni belatung, menandakan korban sudah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Kapolsek Genteng, Kompol Edy Priswanto, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan, petugas segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Genteng.
“Penyebab kematian korban dinyatakan meninggal dunia karena sakit,” jelasnya.
Selain itu, tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hari yang lalu, mengingat kondisi fisik jenazah saat ditemukan,” jelasnya.
Pihak keluarga korban, telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Diketahui memang selama ini korban hidup sendirian dalam kondisi sudah tua dan sering sakit-sakitan.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan tidak menuntut secara hukum. Pernyataan tersebut sudah dituangkan dalam surat resmi yang disaksikan oleh perangkat desa, Kepala Dusun Kopen, dan Ketua RT setempat,” ujar Kompol Edy Priswanto.
Jenazah telah dibersihkan oleh pihak rumah sakit dan langsung diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman di pemakaman setempat.(Boby)