Kutai Timur jurnalpolisi.id
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Bengalon Polres Kutai Timur (Kutim) melalui pendekatan humanis dan langsung menyentuh masyarakat.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tepian Langsat, Aipda Nopen, yang melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke sejumlah tokoh masyarakat, warga, hingga pihak perusahaan di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan mendatangi warga di Km 93 RT 4 Desa Tepian Langsat, kemudian dilanjutkan ke halaman Kantor PT BPN untuk bersilaturahmi dengan pihak humas perusahaan. Setelah itu, sambang kembali dilakukan ke warga dan tokoh masyarakat di RT 6 serta RT 4 Desa Tepian Langsat.
Dalam setiap kunjungannya, Aipda Nopen menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan lingkungan tetap aman dan kondusif, serta aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas melalui Bhabinkamtibmas maupun layanan Call Center 110 Polri.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh informasi hoaks maupun provokasi yang dapat memecah persatuan di tengah masyarakat. Edukasi terkait pentingnya menjaga kerukunan dan kesehatan lingkungan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya fokus pada keamanan, Polsek Bengalon juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit Nipah.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan sekitar untuk penanaman jagung pipil dan tanaman produktif lainnya.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan kegiatan sambang yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas merupakan bagian penting dari upaya preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
“Kehadiran anggota personel di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, memberikan edukasi, dan memperkuat sinergi bersama warga. Kami ingin masyarakat merasa dekat dan nyaman dengan kehadiran polisi,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan juga menekankan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga kamtibmas, termasuk dalam pencegahan Karhutla dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar situasi di Kutai Timur tetap aman, kondusif, dan masyarakat semakin sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta keamanan bersama,” tutupnya.
( Alfian )