Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Kutipan kata diatas selaras apa yang dikatakan oleh sosok Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.S.i., M.H. melihat sisi luas Kabupaten Banyuwangi, menyatakan menata puzzle dinegeri ujung timur Jawa (Sunrise Of Java) membutuhkan sosok pemimpin yang visioner, berintegritas, dan mampu menyatukan keberagaman.
Perspektif pemimpin Kabupaten Banyuwangi dalam pemikiran sosok Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua yang juga mantan Kapolresta Banyuwangi, Banyuwangi mampu menggelar dibumi Nusantara yang efektif menjadi panutan daerah lain(Kabupaten),dibalik suksesnya Kabupaten Banyuwangi ternyata ada figur komunikator ulung (Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.),adaptif, serta mampu memberdayakan tim untuk menciptakan perubahan nyata seperti sekarang kita lihat Banyuwangi perkembangan nya pesat. Karakteristik tokoh utama Banyuwangi tersebut , kunci dalam membangun Banyuwangi mencakup empati, ketegasan dalam pengambilan keputusan, serta kemampuan menginspirasi.
Menjadi seorang leader (Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.), itu proses panjang penuh tantangan karena hampir setiap hari menghadapi berbagai macam karakter dan problematika negeri .
Saya percaya bahwa mengemban amanah sebagai pemimpin dapat menjadi investasi amal. Setiap ilmu yang guru sampaikan kepada bawahan dapat menjadi amalan, terlebih bila ilmu tersebut mereka praktikkan.Terbukti saat ini sosok (Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.) dapat “melahirkan” sosok pemimpin yang dapat menciptakan harmonisasi (Hj Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, SPd, MKP, dr.H.Mufti Aimah Nurul Anam, “Ir. H. Mujiono, M.Si. dsb) Mengajari peserta didik dari tidak bisa sampai menguasai atau memahami sesuatu, merupakan hal yang membahagiakan. Kebanggaan seorang leader, menurut saya, adalah ketika mendengar peserta didiknya menjadi orang yang sukses.
Hal menarik Kabupaten Banyuwangi adalah Mampu melahirkan Tokoh pemuda yang tak kalah pentingnya contoh ; Andah Wibisono, S.H, M.H Pemuda yang aktif menulis ini, menuangkan idenya muda yang visioner, contoh sosok yang beringas, paling aktif menyuarakan kritik serta saran terhadap tokoh birokrasi dan kepala daerah nya. Bukan hanya sekadar menulis puisi, gagasannya juga mewarnai media visual dan media online nasional.
Kesimpulan dari perspektif diatas ;(Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si.) sebagai salah satu pemikir Nasional yang revolusioner. Tampil sebagai sosok anak muda yang cerdas, kerapkali melahirkan pemimpin baru di Kabupaten Banyuwangi (Bupati & Wakil Bupati) gagasan bernas tentang Agama-agama. Latar belakang dari seorang anak pemimpin pesantren ini yang kemudian membuat dirinya berpikir secara terbuka, sebagian besar pemikirannya dipengaruhi oleh cara berpikir pembaharuan KH.Achmad Musayyidi (ayah) dan Hj.Siti Aisyah (ibu).Berkat pengabdiannya itulah, ia mendapatkan pengakuan yang berupa penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri.(Boby)
Narasumber : Noto