
Banyuwangi, jurnalpolisi.id
Pemerintah Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi siap menggelar hajatan budaya dan hiburan terbesar tahun ini, Wonosobo Ethno Carnival 2026. Event yang menggabungkan karnaval budaya, sholawat, dan battle sound system ini akan berlangsung selama tiga hari.
Berdasarkan flayer resmi yang dirilis panitia, rangkaian acara akan digelar pada 21 September 2026 untuk Cek Sound, 22 September 2026 untuk Battle dan Sholawat, serta puncak acara pada 23 September 2026 untuk Karnaval Budaya.
Untuk rute karnaval, panitia menetapkan Start dari Plembangrejo dan Finish di Sumberwangi.
Sebanyak 24 peserta sound system terbaik dipastikan akan memeriahkan acara ini, di antaranya TP ST.10 Wong Ayem, BG Reborn, Gadjah Mada, Mutiara Gam, Srikandi, AR_Shop Gank, Sentong Syndicate, Komis Reborn, Wong Sat-Set, PW Gank, Sektor Tengah, Koplak Rebound, Blok Nekat, Blok S Sumber, PWK Gank, Gang Ruwet, PB Gank, Southern Force, Atlas Gank, Arkidam Reborn, Wong Alus, Wong Nekat Gank, Sengkuni Gank, dan Blok Kulon.
Selain battle sound, acara ini juga akan dimeriahkan oleh deretan talent pendukung dari Komis Reborn yang berkolaborasi dengan ASL Audio Jember, di antaranya Syhpull, Lita, Bila, Jovita, Andin, dan Mita.
Acara ini didukung penuh oleh A Satu Bold sebagai sponsor utama, serta didukung oleh Asatu, Berkah Production, Berkah Jaya Lighting, YSA, dan Epic Pro.
Pemerintah Desa Wonosobo berharap melalui Wonosobo Ethno Carnival 2026 ini dapat menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat.
Jurnalis: Boby
Editor: Redaksi




