
Labusel Sumut Jurnalpolisi.id
Wakil bupati Labusel Syahdian Purba Siboro SH, menghadiri khitanan dua putra Camat Kotapinang, tidak hanya putra camat putra rakyat biasa pun wakil bupati bila di undang pasti datang, bila pas tidak ada ke sibukan di kantor, “Di dalam sebuah riwayat Nabi. muhamhamad, SAW saat
Seorang miskin dari golongan kaum muslimin, memiliki hajatab bilau mau mengundang rosululloh, dia pun datang menghadap nabi ya.. rasulluloh junjungan hamba aku punya hajatan untuk mengundangmu dalam hajatanku nanti ? “Nabi bersabda, baik lah hambaku dudukanlah aku di jalan jalan kota madina yang kau kehendaki aku pasti
akan datang memenuhi undanganmu. Ini contoh suri teladan yang baik yang contahkan rosululoh demikian juga wakil bupati Labusel masyarakat
biasa pun yang mengundang beliau dia akan datang tidak mesti anak seorang pejabat saja yang harus di kunjungi, dalam sebuah hajatan pribadi kehadiran wakil bupati juga mendoakan semoga menjadi anak yang saleh kelak.
Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro S.H, bersama istri, Ny. Linda Purba Siboro, pun duduk di tenga tenga masyarakat tidak di Istimewakan di tengah kebahagiaan keluarga Camat Kotapinang Khoirul Efendi Batubara, S.H.M.H, menjadi warna tersendiri dalam acara khitanan atau sunat Rasul dua putranya yang berlangsung pada Senin 10/8/2026.
Acara yang berlangsung di Jalan Simarkaluang, Kecamatan Kotapinang, tersebut digelar dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan.
Dua putra Khoirul Efendi Batubara, yakni Faeyza Alfarizi Efendi Batubara dan Fariz Zafran A. Efendi Batubara, menjalani salah satu tahapan penting dalam perjalanan tumbuh kembang kedua putra mereka.
Kehadiran Wakil Bupati dan istri Labusel bersama keluarga tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap keluarga Camat Kotapinang, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat.
Di tengah kesibukannya menjalankan berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan daerah, Syahdian menyempatkan diri hadir langsung dalam momentum keluarga tersebut. Kehadiran itu pun disambut hangat oleh keluarga besar Khoirul Efendi Batubara.
Dalam kesempatan tersebut, Syahdian bersama Ny. Linda Purba Siboro turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi keluarga camat dan kedua putranya yang baru saja menjalani khitanan.
Ia mendoakan agar Faeyza dan Fariz senantiasa diberikan kesehatan, tumbuh menjadi anak yang saleh, berakhlak mulia, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak menjadi generasi yang sukses dan membanggakan keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
“Semoga kedua ananda menjadi anak yang saleh, sehat, berbakti kepada orang tua serta tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan membanggakan keluarga. Aamiin,” doa yang disampaikan dalam momentum bahagia tersebut.
Bagi keluarga besar Khoirul Efendi Batubara, khitanan kedua putranya bukan sekadar sebuah acara keluarga atau tradisi yang dirayakan dengan penuh sukacita.
Lebih dari itu, sunat Rasul menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kehidupan anak sekaligus momentum bagi orang tua untuk memanjatkan doa dan menitipkan harapan besar bagi masa depan putra-putra mereka.
Di balik kebahagiaan yang terpancar dari keluarga, terselip harapan agar Faeyza dan Fariz kelak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan di anak tersebut berdomisili dalam lingkungannya.(MS007)




