
Blora, jurnalpolisi.id
Siang itu di Desa Karangtengah Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Jawa Tengah tepatnya di samping rumah kepala Desa Karangtengah, suasananya tidak seperti hari – hari biasa, kali ini kampungan tersebut berjejal dipenuhi oleh kehadiran para warganya.
Wajah cerah para warga tampak memancar dari raut mukanya yang menghiasi kehadirannya di halaman samping rumah kepala desanya dalam rangka manghayu bagya sedekah bumi yang setiap tahun rutin selalu diperingati dengan pagelaran seni budaya ketoprak.
Didik Hariyanto, Kepala Desa Karangtengah saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa acara sedekah bumi tersebut merupakan acara adat yang selalu dilestarikan pada setiap hari Jum,’ at Pon bulan Sapar oleh warga Desa Karangtengah setiap tahunnya. kali ini jatuh pada hari Jum’at at Pon, tanggal 14/8/2026.

Pemerintahan Desa Karangtengah bersama warga selalu merayakan acara tradisi adat sedekah bumi yang diawali hajatan oleh para warga di dukuhnya masing – masing
” Diselenggarakannya acara sedekah bumi ini merupakan ungkapan rasa syukur dari warga Desa Karangtengah pada Tuhan YME dimana warga masyarakat telah diberikan kesehatan, umur panjang, rejeki yang halal dan berlimpah.” tuturnya.
Kepala Desa Karangtengah tersebut juga menjelaskan bahwa hajat pagelaran ketoprak ini juga merupakan sarana permohonan warga pada Tuhan agar para petani Desa Karangtengah dan sekitarnya diberikan anugerah hujan oleh Allah .
Alhamdulillah, Tuhan mengabulkan, meskipun hanya sebentar benar – benar hujan turun pada pukul 18.40 w.i.b. di wilayah Kecamatan Ngawen dan sekitarnya. Dengan turunnya hujan tersebut menjadikan sebuah bukti bahwa permohonan saya selaku kepala desa beserta warga Desa Karangtengah dikabulkan Tuhan, tutur Didik dengan rasa bangga .
Anggota BPD dari Dukuh Beru Desa Karangtengah Rustamaji saat ditemui menerangkan bahwa Semenjak lurah Didik menjabat Kepala Desa Karangtengah acara sedekah bumi selalu diselenggarakan setiap tahun dengan menggelar pentas Ketoprak yang dibiayai oleh dana pribadinya. Pihak Pemerintah Desa tidak memungut dana dari warga,ungkapnya.
Suraji warga Rt. 07, Rw. 01 Desa Karangtengah , juga menjelaskan bahwa hajat sedekah bumi tersebut juga merupakan ungkapan rasa syukur warga masyarakat dimana pembangunan di Desa Karangtengah telah dilaksanakan dengan baik dan hasilnya sangat memuaskan.

” Kepala Desa benar – benar mampu merubah Desa Karangtengah menjadi desa yang lebih maju dan mandiri, jauh lebih baik dari sebelumnya. Kantor Desa , Pendopo Desa dengan halaman yang luas dilengkapi dengan adanya rumah bidan desa, semua telah dibangun secara megah oleh pemerintahan Desa Karangtengah yang dipimpin oleh Didik . Warga masyarakat kini sangat bangga dan bersyukur memilik kepala desa seperti itu”, ungkapnya.
Supino, warga Rt.03, Rw .02 Desa Karangtengah yang saat itu ikut menonton pertunjukan ketoprak menerangkan bahwa sedekah bumi tersebut disamping untuk acara tradisi tahunan juga merupakan sarana untuk menyenangkan serta memberikan hiburan warga masyarakat, tuturnya sambil sesekali melirik para penari srimpen yang cantik – cantik .
Pagelaran seni ketoprak ” Tri Manggolo Budoyo ” pimpinan Sukono Cuplis dari Desa Turirejo Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Memang luar biasa meriah. Pementasan yang disutradarai Kuspanto tersebut mampu menyerap penonton hingga berjejal memadati halaman samping rumah kepala Desa Karangtengah.
Dalam kesibukannya mengatur para pemain yang sedang berdandan, saat dihubungi Sukono Cuplis menjelaskan bahwa tampilan seni ketoprak siang ini akan mengambil alur cerita ” Suminten Edan . ” sedangkan malam nanti akan disuguhkan alur cerita Joko Sondang versi sejarah jaman kerajaan Mojopahit. Pementasan didukung dengan jumlah pemain peran dan waranggono kurang lebih 70 orang .
” Para pemain ketoprak Tri Manggolo Budoyo adalah pemain pilihan dan terlatih baik. Pemain perempuannya memang saya pilih ( Djok)




