
BANYUMAS – jurnalpolisi.id
Lahan kosong di lingkungan kantor Korem 071/Wijayakusuma kini menghasilkan sayuran segar. Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 071 PD IV/Diponegoro melaksanakan panen sayuran di lahan kantor Korem 071/WK, Rabu (28/10/2026), sebagai wujud nyata pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat diubah menjadi area produktif yang memberikan manfaat. Melalui kegiatan bercocok tanam, Persit KCK Koorcabrem 071/WK mendorong kemandirian pangan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan di sekitar tempat kerja.
Ketua Persit KCK Koorcabrem 071/WK, Ny. Tini Sidik Wiyono, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan dengan kreativitas, ketekunan, dan semangat kebersamaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mendukung ketahanan pangan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di lingkungan kantor. Dengan kemauan, kreativitas, dan kerja sama, lahan yang sebelumnya kurang produktif dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kemandirian pangan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ny. Tini Sidik Wiyono.
Menurutnya, kegiatan menanam hingga memanen sayuran tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kebersamaan, tanggung jawab, dan budaya produktif di lingkungan Persit.

Pemanfaatan lahan kantor tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi keluarga besar TNI dan masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia di lingkungan masing-masing. Pekarangan rumah maupun lahan kosong dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran dan tanaman pangan sesuai kondisi serta luas lahan.
“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat kita dukung melalui peran keluarga dan masyarakat. Kami berharap langkah sederhana ini dapat menggerakkan lebih banyak orang untuk memanfaatkan lahan yang ada, sehingga selain membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, lingkungan kita juga menjadi lebih hijau dan produktif,” tambahnya.
Panen sayuran di lahan kantor Korem 071/WK ini menjadi contoh bahwa optimalisasi lahan dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada ketersediaan area yang luas. Dengan pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan, lahan kosong berpotensi menjadi sumber pangan sekaligus ruang produktif yang bermanfaat.
Melalui kegiatan tersebut, Persit KCK Koorcabrem 071/WK terus mendorong semangat kreatif, mandiri, dan peduli lingkungan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan.
Dari lahan kosong, tumbuh hasil yang bermanfaat. Sebuah langkah sederhana yang menunjukkan bahwa upaya membangun kemandirian pangan dapat dimulai dari lingkungan sendiri. ( Arif JPN)




