
Madat. Aceh Timur. jurnalpolisi.id
Memasuki hari keempat pasca-insiden pengeboran sumur air di Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, kondisi di lokasi justru semakin mengkhawatirkan. Meski semburan utama lumpur mulai mereda, ancaman baru muncul berupa gelembung-gelembung air dan gas yang bermunculan di area persawahan sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan Jurnal Polisi News di lapangan pada Sabtu 4/7/2026, suara gemuruh dari dalam tanah masih terdengar jelas. Tekanan bawah tanah diduga mencari jalur keluar baru, sehingga memunculkan gelembung gas di beberapa titik yang membuat warga semakin panik.
Salah satu warga terdampak, Ardi, mengaku telah mengungsi bersama keluarganya sejak hari pertama kejadian. Rumahnya hanya berjarak sekitar 7 meter dari titik semburan, sementara area dapurnya berada sekitar 6 meter dari lokasi yang kini dinilai berbahaya.
Sebelumnya, tim ahli telah melakukan pemeriksaan udara di sekitar lokasi dan menemukan adanya kandungan gas berbahaya. Warga diimbau tidak mendekati area tersebut serta dilarang menyalakan api maupun merokok di sekitar lokasi demi menghindari potensi bahaya. (*Tengku)




