
BOJONEGORO – jurnalpolisi.id
Pemerintah Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro menggelar tradisi Sedekah Bumi (Manganan) sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan limpahan rezeki yang diterima masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026) tersebut dipusatkan di kawasan Gua Sumur dan diikuti dengan antusias oleh ratusan warga.
Acara dihadiri Kepala Desa Sumberarum beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, anggota Linmas, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sumberarum yang turut memeriahkan tradisi tahunan tersebut.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan hiburan seni karawitan dan langen tayub Arum Laras pimpinan Mas Pur Poyo dari Desa Sumberarum. Penampilan tersebut semakin semarak dengan hadirnya tiga waranggono yang menghibur masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberarum mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga kita semua selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan. Alhamdulillah, setiap tahun masyarakat dapat menikmati panen hingga tiga kali. Semoga hasil bumi semakin melimpah, seluruh warga diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia juga berharap pelaksanaan hiburan langen tayub dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati rangkaian acara dengan penuh kebersamaan.
Selain kegiatan pada siang hari, Kepala Desa Sumberarum juga mengundang masyarakat untuk menghadiri rangkaian acara yang akan dilaksanakan pada malam harinya di kediaman kepala desa sebagai bagian dari perayaan Sedekah Bumi tahun 2026.
Tradisi Sedekah Bumi atau Manganan merupakan agenda rutin masyarakat Desa Sumberarum yang tidak hanya menjadi wujud rasa syukur atas hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, melestarikan budaya, serta menjaga nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Mochammad Ali Afandi. SH.
JURNAL POLISI NEWS




