SAMARINDA jurnalpolisi.id
Personel gabungan Batalyon B Pelopor dan Subden Komposit Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan5 pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kamis (18/6/2026).
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung. Operasi pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh AKP Elan Suherlan, S.H., dengan melibatkan personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi aksi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran personel pengamanan di kawasan Jembatan Mahakam yang merupakan salah satu infrastruktur vital di Kota Samarinda bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar.
Selain menjaga keamanan, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam berinteraksi dengan peserta aksi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap terlindungi tanpa mengganggu kepentingan umum maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ruang demokrasi yang aman dan tertib.
“Kami memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasinya secara damai sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Menurutnya, pengamanan yang profesional dan proporsional menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara penghormatan terhadap hak demokrasi masyarakat dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban umum.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengatakan seluruh rangkaian pengamanan berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Sinergi, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan personel menjadi faktor utama dalam menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.
“Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Kalimantan Timur,” katanya.
Keberhasilan pengamanan tersebut menunjukkan komitmen Satbrimob Polda Kaltim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, damai, dan tertib.
Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, Satbrimob Polda Kaltim terus berupaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat di Kalimantan Timur.
( Alfian /