
Merangin – jurnalpolisi.id
Kebakaran terjadi di wilayah Desa Kasiro, Dusun Tinggi, pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga menyulut material kering di sekitar lokasi.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Desa Kasiro, Juni Mardian, kepada awak media Jurnal Polisi News. Menurutnya, kebakaran diketahui terjadi pada siang hari dan dengan cepat mendapat perhatian masyarakat sekitar.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan upaya pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan sederhana. Masyarakat berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke area lain yang masih ditumbuhi vegetasi kering.
Di lokasi, tampak kepala sekolah, penjaga sekolah,SMKN 5 Sarolangun bersama Pemerintah Desa Kasiro, aparat kepolisian, serta masyarakat berjibaku memadamkan api yang tengah berkobar,lahan dan semak di sekitar lokasi terlihat terdampak kebakaran. Warga juga membersihkan serta mengamankan area sekitar untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Dalam penanganan di lapangan, Piani selaku kepala sekolah dan Mashuri selaku penjaga sekolah turut menjadi bagian dari warga yang berada di lokasi keduanya ikut membantu proses pemadaman sekaligus memastikan kondisi sekitar tetap aman.
Di tempat terpisah, Kapolsek Batang Asai, Iptu Sarman Kenedy, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di sekitar lahan yang ditumbuhi semak dan material kering.
“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang banyak terdapat rumput, semak, atau material yang mudah terbakar. Hal kecil seperti puntung rokok dapat menjadi sumber api apabila dibuang tanpa memastikan benar-benar padam,” ujar Iptu Sarman Kenedy.
Ia juga mengapresiasi kesigapan masyarakat yang secara bersama-sama melakukan pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya.
“Kami mengapresiasi kepedulian dan respons cepat masyarakat dalam menangani kejadian ini. Namun, kami tetap mengingatkan agar setiap warga memiliki kepedulian terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” katanya.
Meski api berhasil diatasi melalui upaya masyarakat, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat memicu kebakaran, terutama pada lahan dengan kondisi kering.
Api mungkin padam dalam hitungan menit, tetapi kelalaian sekecil puntung rokok dapat meninggalkan dampak yang jauh lebih besar. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat menjadi benteng pertama untuk mencegah kebakaran kembali terjadi,paparnya,(Rahma/Dedi)




