Kutai Timur jurnalpolisi.id
Kepolisian Sektor (Polsek) Teluk Pandan, jajaran Polres Kutai Timur, terus mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan Saka Bhayangkara sebagai upaya menanamkan disiplin dan kesadaran hukum sejak dini.
Kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Mako Polsek Teluk Pandan, Sabtu (18/4/2026), diikuti sebanyak 21 peserta. Pembinaan dipandu oleh Bripda M. Rifky Haekal selaku pembina lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi terkait kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pengenalan tugas dan fungsi kepolisian. Selain itu, penanaman nilai-nilai kepatuhan terhadap hukum menjadi fokus utama guna membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan bertanggung jawab.
Kapolsek Teluk Pandan, Ipda Joko Feriyanto Susilo, mengatakan Saka Bhayangkara merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan sekaligus menjadi pelopor ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sejak dini. Harapannya, para anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi contoh positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pembinaan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan jangka panjang.
“Melalui Saka Bhayangkara, kita menyiapkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang tinggi sebagai bekal masa depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembinaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mengedepankan praktik langsung di lapangan, seperti kegiatan sosial, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Polres Kutai Timur berharap kegiatan pembinaan Saka Bhayangkara dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak generasi muda, sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berintegritas, sadar hukum, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
( Alfian )