Kutai Timur jurnalpolisi.id
Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Kutai Timur (Kutim). Kali ini, Polsek Rantau Pulung melaksanakan panen jagung di lahan ketahanan pangan tumpang sari milik PT NIKP, Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Rantau Pulung IPTU Herianto, bersama Bhabinkamtibmas, pihak perusahaan, serta karyawan PT NIKP.
Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 3.200 meter persegi dengan jenis tanaman jagung hibrida Bisi 10. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 500 kilogram jagung bersih.
Selain kegiatan panen, jajaran Polsek Rantau Pulung juga menyampaikan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada para pekerja dan masyarakat yang hadir.
Kapolsek Rantau Pulung IPTU Herianto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam sektor pertanian demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala, seperti serangan hama tikus serta tingginya curah hujan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung dan hasil panen. Hasil panen selanjutnya disimpan di gudang milik PT NIKP untuk proses pengeringan dan pemipilan sebelum didistribusikan.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Polsek Rantau Pulung bersama pihak perusahaan dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Ini adalah langkah konkret dalam mendukung program nasional, khususnya Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Kami mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara Polsek, perusahaan, dan masyarakat,” ungkap AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan menegaskan Polri akan terus hadir dan berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas nasional. Oleh karena itu, Polri akan terus mendorong pemanfaatan lahan produktif serta mengawal program ini agar berjalan optimal,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Kutai Timur.
“Kami berharap program seperti ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis mampu meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
( Alfian )