Kutai Timur jurnalpolisi.id
Polsek Muara Wahau turut mendampingi kegiatan pengiriman jagung pipil hasil kemitraan PT DSN Group ke Gudang Bulog Samarinda, Selasa (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pengiriman jagung pipil tersebut berasal dari dua perusahaan, yakni PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Karya Prima Agro Sejahtera, yang bermitra dengan Polsek Muara Wahau dan Polsek Kombeng. Total hasil panen yang dikirim mencapai 4.020 kilogram atau sekitar 4 ton.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan Yusron selaku manajemen PT DSN Group bidang CSR, BRIPKA Eko Hidayat dari Polsek Muara Wahau, sopir truk pengangkut, serta petugas Gudang Bulog Samarinda. Proses diawali dengan penyerahan dokumen kelengkapan di kantor Bulog, dilanjutkan dengan pembongkaran muatan, penimbangan, pengemasan ulang menggunakan karung baru, hingga penandatanganan berita acara jual beli.
Jagung pipil yang dikirim telah memenuhi standar Bulog dengan kadar air 13,1 persen dan dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan selesai pada sore hari dalam situasi aman dan kondusif.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan serta penguatan sinergi dengan pihak perusahaan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, mulai dari pengiriman hingga serah terima di gudang Bulog. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta menjalin kemitraan yang produktif dengan dunia usaha,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan stakeholder terkait diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendorong produktivitas sektor pertanian serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di wilayah Muara Wahau dan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan distribusi hasil pertanian khususnya komoditas jagung dapat berjalan optimal dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Kalimantan Timur.
( Alfian )