Balikpapan – jurnalpolisi.id
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang transparan, objektif, dan akuntabel, Polsek Balikpapan Barat bersinergi dengan SMAN 3 Balikpapan menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 3 Balikpapan, Jalan Wolter Monginsidi RT 53, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, pendidikan, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Kasi Pelayanan Publik Kecamatan Balikpapan Barat Denok, para lurah dan unsur LPM dari Kelurahan Baru Ilir, Baru Tengah, Margo Mulyo, dan Mekar Sari, Ketua Kesiswaan SMAN 3 Mustamin, para ketua RT, serta jajaran Polsek Balikpapan Barat.
Dari unsur kepolisian, kegiatan dihadiri Kapolsek Balikpapan Barat AKP Hari Purnomo, S.Sos., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Baru Ulu Aipda Sugiyanto yang turut melakukan monitoring jalannya kegiatan.
Sosialisasi diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan dari Camat Balikpapan Barat, Kepala SMAN 3 Balikpapan, Lurah Baru Ulu, dilanjutkan pemaparan materi SPMB, sesi tanya jawab, hingga penutupan.
Dalam pemaparannya, panitia menjelaskan bahwa penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027 akan dilakukan melalui empat jalur penerimaan, yakni jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur mutasi 5 persen, jalur afirmasi 30 persen, dan jalur domisili reguler sebesar 35 persen.
SMAN 3 Balikpapan pada tahun ajaran mendatang membuka kuota penerimaan sebanyak 350 peserta didik baru. Adapun jadwal pra-pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 19 Juni 2026. Sementara pendaftaran Tahap I melalui jalur reguler dibuka pada 22 hingga 25 Juni 2026.
Bagi calon peserta didik yang belum diterima pada tahap tersebut, akan diarahkan untuk mengikuti seleksi melalui jalur domisili.
Selanjutnya, pendaftaran Tahap II dijadwalkan pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 untuk proses pendataan peserta didik yang telah dinyatakan diterima.
Kapolsek Balikpapan Barat AKP Hari Purnomo mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan SPMB yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan silaturahmi antara Polri, pihak sekolah, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru. Kami berharap seluruh proses berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik,” ujar AKP Hari Purnomo.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait mekanisme penerimaan murid baru.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme SPMB 2026/2027 serta mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam proses penerimaan peserta didik baru.
( Alfian )