PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengawal jalannya aksi mimbar bebas yang digelar Aliansi Gerakan Rakyat Penajam (GERAM) di kawasan Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2026). Kegiatan penyampaian aspirasi yang diikuti sekitar 15 peserta tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Aksi mimbar bebas digelar sebagai sarana penyampaian pendapat di muka umum terkait sejumlah isu sosial, ekonomi, dan kebijakan nasional. Selama kegiatan berlangsung, peserta menyampaikan aspirasi secara damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, Polres PPU menerjunkan personel pengamanan secara terbuka maupun tertutup. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman kepada peserta aksi sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Ops AKP Aan Suharmanto mengatakan bahwa Polri memiliki komitmen untuk mengawal setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Polri menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat secara terbuka dan bertanggung jawab. Tugas kami adalah memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat,” kata Aan.
Menurutnya, pendekatan humanis dan persuasif menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi. Selain itu, personel juga ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian juga menjalin komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan dan peserta aksi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Aksi mimbar bebas berakhir tanpa insiden dan berlangsung dalam suasana yang tertib. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara tetap terjaga dengan baik.
Keberhasilan pengamanan tersebut menunjukkan sinergi yang positif antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat, sekaligus memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai dan bertanggung jawab.
( Alfian )