
NTT,- jurnalpolisi.id
Sebuah langkah mulia dan penuh empati ditunjukkan oleh tiga komunitas pemuda di Desa Nonbila, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Alih-alih menggelar karnaval dengan biaya besar dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI, mereka sepakat mengalihkan seluruh anggaran yang disiapkan untuk kegiatan tersebut menjadi dana bantuan bagi korban bencana di Flores. Aksi inspiratif ini dilakukan pada Jumat (28/8/2026) sore.
Berdasarkan catatan, pada penyelenggaraan karnaval tahun-tahun sebelumnya, ketiga komunitas ini biasanya menghabiskan anggaran hingga Rp23 juta. Dana tersebut umumnya terserap untuk keperluan sewa truk, sound system, pencahayaan, pembuatan kaos, serta konsumsi dan operasional selama kegiatan berlangsung.
Namun tahun ini, sekitar 100 pemuda yang tergabung dalam kelompok tersebut secara sadar dan atas kemandirian sendiri memutuskan untuk tidak ikut serta dalam pawai karnaval. Dana yang sudah dikumpulkan justru disalurkan ke posko penanganan bencana di Flores sebagai wujud solidaritas kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
Sikap kepedulian sosial ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Kapolres TTS, AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM.
“Langkah ini sangat luar biasa dan patut diacungi jempol. Alangkah baiknya dana yang ada disalurkan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Flores, atau untuk kegiatan positif lainnya seperti renovasi tempat ibadah dan sarana sekolah,” ujar AKBP Kristiyan B. Martino saat menerima perwakilan pemuda tersebut.
Sebagai bentuk penghormatan dan dukungan atas aksi mulia ini, Kapolres TTS secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan pemuda Desa Nonbila di Mapolres TTS.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau agar langkah yang diambil oleh pemuda Nonbila ini dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi komunitas pemuda lainnya di seluruh wilayah Kabupaten TTS. Menurutnya, memaknai kemerdekaan tidak selalu harus dirayakan dengan pesta pora dan kemewahan, melainkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama.
“Memaknai perjuangan para pahlawan adalah dengan melakukan hal-hal positif yang membangun dan peduli terhadap sesama. Semoga kebaikan para pemuda Nonbila ini menjadi pemantik semangat kepedulian di seluruh wilayah TTS,” pungkas Kapolres TTS.




